Beli Rumah KPR / Investasi Tanah Sebelum Menikah

Beli Rumah KPR Investasi Tanah Sebelum Menikah

Buat golongan muda, khususnya yang belum menikah, mungkin saja pernah berprinsip “You Only Live Once” (YOLO).

Secara singkat, hidup beberapa senang. Menerapkan karena masih muda, selagi belum nikah, mumpung tidak ada tanggungan, dsb.

Fenomena ini rata-rata lekat dengan golongan muda. Lupa bila hidup itu tidak selama-lamanya di roda atas. Tahu-tahu drop !

Untuk itulahmengapa butuh kesadaran mulai sejak awal mengatur keuangan buat hari esok. Lebih-lebih saat status di KTP tercantum ‘belum kawin’.

Dikarenakan perduli dengan hari esok, lajang yang bermutu tentu tidak akan menghambur-hamburkan uang begitu saja. Terkecuali bila memikirkan tabungan, golongan yang ini dapat berpikir berinvestasi.

Konteks disini investasi yang berbau uang, bukanlah investasi cinta. Itu dapat terakhir saja bahasnya.

Balik lagi ke masalah investasi.

Investasi itu banyak macamnya. Dari mulai berwujud barang bernilai hingga tanah serta property. Tinggal disesuaikan sama obyek keuangan yang ingin diraih.

Dari beberapa pilihan itu, mungkin saja dianjurkan investasi property atau tanah. Sederhana saja, dikarenakan sama-sama investasi periode panjang.

Ingin dirinci lagi argumen mengapa tanah atau property cucok buat yang belum nikah?

1. Harga naik terus

Pastinya investasi di tanah atau property tidak tidak untung. Dari saat ke saat selalu naik. Ini sesuai sama hukum pasar dimana keinginan tanah atau property akan bertambah dari saat ke saat.

2. Tidak ada arti ‘bekas’

‘Dijual Tanah Sisa Haji Mukidi’ atau ‘Dijual Tempat tinggal Sisa Veteran Perang’. Gunakan embel-embel ‘bekas’ akan pengaruh di harga nya? Ya tidak kan!

3. Bebas ingin jual kapan pun

Si empu tanah atau property miliki hak mutlak buat jual kapan juga mau. Ingin saat ini atau lebaran kuda, tetaplah tidak ada yang dapat halangi.

4. Ukuran kekayaan

Miliki tanah serta property sama juga miliki aset bernilai. Penguasaan pada tanah ataupun property kerapkali jadi ukuran kekayaan seorang. Serta ukuran kekayaan itu real banget!

Bagaimana tidak kaya apabila mempunyai property di Pondok Indah atau tanah di deket pintu tol. Telah ketebak kekayaannya.

5. Dapat hasilkan duit

Ini yang paling berasa enaknya berinvestasi tanah atau property. Dapat hasilkan uang! Jadi investasi type ini dapat memberi pundi-pundi pendapatan. Sekurang-kurangnya miliki passive income.

Telah terbayang indahnya berinvestasi property atau tanah? Nah saat ini tinggal hitung kurang lebih mana yang pas. Ambillah tanah atau tempat tinggal.

Sebelumnya beraksi, tentu yang dipikirkan sumber dananya. Iya dong mengingat bicara investasi property atau tanah menuntut uang yang banyak.

Tanah

Dengan cara teori, beli tanah lebih murah daripada yang ada bangunannya. Umpamanya kavling tanah di pinggir kota di kisaran Rp 7 juta per mtr. persegi. Bila telah ada bangunan dapat naik jadi Rp 12 juta per mtr. persegi.

Terkecuali lebih murah, keunggulan beli tanah yaitu dapat bangun tempat tinggal sesuai selera di masa datang, termasuk juga disini selera calon pasangan hidup.

Walau demikian tetaplah ada pekerjaan tempat tinggal selanjutnya, yaitu sediakan dana untuk bangun tempat tinggal sesudah berhasil naik pelaminan.

Rumah

Modal beli tempat tinggal tentunya lebih gede dari sebatas beli tanah. Untungnya ada KPR (credit pemilikan tempat tinggal). Bahkan juga ada kebijakan program subsidi untuk golongan lajang yang berpendapatan rendah.

Karena program ini, miliki tempat tinggal jadi sedikit lebih enteng. Cukup modal duit muka 5 % serta bunga angsuran flat 5 %. Hanya janganlah berharap tempat tinggal itu ada di pusat kota!

Kesimpulannya? Baik tanah serta property keduanya sama sebaiknya. Tinggal sesuai saja dengan keperluan. Apabila merencanakan menginginkan bangun sendiri, cocoknya mencari tanah. Bila senang yang praktis, tentukan tempat tinggal.

Semuanya bergantung sama isi kantong. Katakanlah buat yang miliki income tidak sangat besar, dapat menjatuhkan pilihan beli tempat tinggal bersubsidi.

Lain sama yang penghasilan gede serta menginginkan tinggal tidak terlampau pelosok, dapat diambil tanah dahulu, baru kelak di bangun terakhir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *