Banjir dan Genangan di Jakarta, Polda Metro Jaya Kerahkan Brimob, Ditlantas, dan Polair

Hujan Deras Picu Banjir di Sejumlah Ruas Jalan Utama

Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan genangan hingga banjir di beberapa titik penting di Jakarta. Fokus penanganan awal diarahkan ke lokasi-lokasi yang dilaporkan terdampak langsung, termasuk:

  • Jl. Letjen Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat
  • Kawasan Kampung Melayu, Jakarta Timur (sekitar Kantor Lurah Kampung Melayu)

Selain mengatur lalu lintas, kehadiran petugas di lapangan juga ditujukan untuk membantu evakuasi dan memberikan pertolongan cepat kepada warga yang membutuhkan.

Brimob, Ditlantas, dan Polair Turun Lapangan dalam Satu Komando

Untuk mempercepat penanganan, Polda Metro Jaya menurunkan beberapa unsur dengan peran berbeda namun terkoordinasi:

  • Brimob: disiagakan untuk dukungan evakuasi dan pengamanan wilayah terdampak
  • Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas): melakukan pengaturan serta pengalihan arus lalu lintas secara terukur
  • Polair: mendukung operasi kemanusiaan di area rawan genangan dan akses perairan

Seluruh unsur bergerak dalam satu komando terpadu agar penanganan berlangsung cepat, tepat, dan tetap mengedepankan pendekatan yang humanis.

Polri Tegaskan Respons Cepat untuk Keselamatan Masyarakat

Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa langkah cepat jajaran Polda Metro Jaya merupakan bagian dari kesiapsiagaan Polri secara nasional dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.

 

Baca Juga : Telkomsel Akui Gangguan Layanan Data dan IndiHome, Tim Teknis Dikerahkan untuk Pemulihan

 

“Di Jakarta, personel bergerak cepat melakukan pengamanan, evakuasi, dan pengaturan lalu lintas. Secara nasional, Polri bersama TNI dan seluruh unsur terkait telah menyiagakan kekuatan penuh untuk memastikan keselamatan masyarakat serta mempercepat penanganan dampak bencana,” ujar Trunoyudo.

128.247 Personel Gabungan Disiagakan Secara Nasional

Seiring kondisi cuaca ekstrem yang juga terjadi di sejumlah daerah lain, Polri bersama TNI dan instansi terkait menyiagakan total 128.247 personel gabungan untuk kesiapan tanggap bencana secara nasional.

Rinciannya sebagai berikut:

  • Polri: 71.012 personel
  • TNI: 13.291 personel
  • BPBD: 8.290 personel
  • Basarnas: 4.022 personel
  • Satpol PP: 8.979 personel
  • Unsur lainnya: 22.653 personel

Personel gabungan ini disiapkan untuk mendukung evakuasi, pengamanan wilayah, distribusi bantuan, layanan kesehatan, hingga pemulihan pascabencana.

Peringatan Dini BMKG: Potensi Hujan Lebat Masih Berlanjut

BMKG dalam peringatan dini Kamis (22/1/2026) menyebut DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat masih berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang. Kondisi ini dapat memicu banjir dan genangan, khususnya di wilayah rawan dan bantaran sungai.

Imbauan untuk Warga: Jangan Nekat Terobos Genangan

Polri mengimbau warga untuk mengutamakan keselamatan dan tidak memaksakan melintas di jalur yang tergenang. Ikuti arahan petugas di lapangan, dan pastikan keluarga dalam kondisi aman saat cuaca ekstrem.

Jika membutuhkan bantuan darurat, masyarakat dapat menghubungi Call Center Polri 110.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top