Semeru Meletus! 1.156 Warga Mengungsi, 178 Pendaki Terjebak di Ranu Kumbolo

Semeru Meletus! 1.156 Warga Mengungsi, 178 Pendaki Terjebak di Ranu Kumbolo

Semeru Meletus
Semeru Meletus

Semeru Meletus – Gunung Semeru kembali menunjukkan wajah mengerikannya. Letusan besar disertai awan panas sejauh 13 kilometer mengguncang kawasan Besuk Kobokan, Kamis (20/11/2025). Ribuan warga dievakuasi, ratusan pendaki dilaporkan masih terjebak di lereng gunung, dan status Level IV – Awas masih berlaku hingga saat ini.

Awan Panas dan Lava Luncur Jauh, Warga Diminta Jauhi Radius 20 KM

Petugas Pos Pemantauan Gunung Semeru, Mukdas Sofian mengeluarkan peringatan keras kepada masyarakat untuk segera menjauh dari sektor tenggara gunung, khususnya di sepanjang Besuk Kobokan, dalam radius 20 kilometer dari puncak.

“Tidak ada aktivitas apapun di sektor tenggara hingga 20 KM dari puncak. Dan jangan dekati tepi sungai karena potensi awan panas dan lahar sangat tinggi,” tegas Mukdas.

Di luar zona merah, warga juga diminta tak mendekat dalam jarak 500 meter dari sempadan sungai yang terhubung ke Besuk Kobokan karena potensi pelebaran jalur awan panas dan aliran lahar.

Letusan Dahsyat Terjadi Berjam-jam, Awan Panas Luncur 13 KM

PVMBG mencatat, erupsi dimulai pukul 14.13 WIB dan berlangsung hingga 18.11 WIB. Luncuran awan panas terdeteksi mencapai 13 kilometer ke arah tenggara dan selatan. Lava pijar juga meluncur hingga 2.000 meter, menambah ketegangan di tengah masyarakat yang tinggal di lereng gunung.

 

Baca Juga : Bandung Diguncang 9 Kali Gempa dalam Semalam, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Aktif

 

Data Aktivitas Vulkanik (19–20 November 2025)

  • ➡️ 118 kali gempa letusan (amplitudo 10–22 mm)
  • ➡️ 1 gempa awan panas (amplitudo 45 mm, durasi ekstrem 14.283 detik)
  • ➡️ 30 kali aktivitas guguran lava
  • ➡️ 4 kali embusan & tremor harmonik
  • ➡️ 1 gempa vulkanik dalam & 4 gempa tektonik jauh

Gunung sempat terlihat jelas meski tertutup kabut sesekali. Awan panas terlihat terus meluncur dan suara gemuruh terdengar hingga radius belasan kilometer.

Ratusan Pendaki Terjebak di Ranu Kumbolo

Yang lebih mengejutkan, sebanyak 178 orang dilaporkan masih berada di area Ranu Kumbolo, tepat di jalur pendakian Gunung Semeru. Mereka terdiri dari:

  • 137 pendaki
  • 1 petugas
  • 2 orang saver
  • 7 pendamping pendakian resmi
  • 15 porter
  • 6 staf Kementerian Pariwisata

Balai Besar TNBTS memastikan bahwa seluruh jalur pendakian ke Gunung Semeru ditutup total pasca letusan. Tim penyelamat kini tengah mempersiapkan evakuasi skala besar untuk menyelamatkan para pendaki.

1.156 Jiwa Mengungsi, 2 Orang Luka Bakar

Hingga Kamis pagi, total 1.156 warga telah dievakuasi ke berbagai titik pengungsian di Kecamatan Pronojiwo dan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Dua warga asal Kediri, Haryono (48) dan Normawati (43), mengalami luka bakar saat melintas di sekitar Gladak Perak dan kini dirawat di RSUD Haryoto Lumajang.

Status Tetap Awas! Waspadai Letusan Susulan

Meski getaran banjir telah mereda sejak pukul 19.56 WIB, PVMBG masih menetapkan status Gunung Semeru di Level IV (Awas). Ancaman erupsi susulan, aliran lava, dan lahar dingin tetap mengintai, khususnya saat curah hujan tinggi.

Pesan BMKG dan PVMBG: Jangan Anggap Remeh!

Warga di sekitar Lumajang dan Malang diminta tidak panik namun tetap waspada. Informasi resmi hanya bisa diakses melalui BMKG, PVMBG, dan kanal komunikasi pemerintah daerah.

Segera siapkan tas siaga bencana, termasuk dokumen penting, masker, senter, makanan darurat, dan power bank. Hindari penyebaran hoaks dan periksa informasi resmi secara berkala.


FAQ Terkini Erupsi Gunung Semeru 2025

1. Apa penyebab erupsi Gunung Semeru kali ini?

Erupsi terjadi akibat peningkatan aktivitas vulkanik, dengan tekanan magma tinggi dan pelepasan energi besar yang memicu letusan disertai awan panas dan lava.

2. Apakah masih ada potensi erupsi susulan?

Ya. PVMBG menyatakan aktivitas Semeru masih tinggi. Warga diminta tetap siaga karena potensi awan panas dan lahar bisa terjadi kapan saja.

3. Apakah jalur pendakian Semeru masih dibuka?

Tidak. Jalur pendakian ke Gunung Semeru hingga Ranu Kumbolo ditutup total. Evakuasi pendaki sedang diprioritaskan.

4. Apa yang harus dilakukan jika tinggal di sekitar Besuk Kobokan?

Segera mengungsi jika berada dalam radius 20 KM dari puncak. Hindari aliran sungai dan lereng rawan, dan patuhi instruksi petugas di lapangan.

5. Bagaimana cara mengetahui update resmi aktivitas Gunung Semeru?

Gunakan aplikasi InfoBMKG, situs resmi PVMBG, akun media sosial BMKG, dan pantau pengumuman dari Pemkab Lumajang.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top