Pasca OTT KPK di Pati, Kantor Bupati Terpantau Lengang, Pemerintahan Tetap Berjalan

Pasca OTT KPK di Pati – Suasana di lingkungan Kantor Bupati Pati, Jawa Tengah, terpantau lebih sepi setelah operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Meski begitu, aktivitas pemerintahan disebut tetap berjalan seperti biasa, di tengah proses pemeriksaan sejumlah pihak oleh penyidik.
Pendopo Sepi, Aktivitas Kantor Masih Terlihat Normal
Berdasarkan pantauan di lokasi, Pendopo Kabupaten Pati tampak lengang. Sementara di area kantor bupati, situasi terlihat relatif normal.
Sejumlah kendaraan dinas masih berada di area pendopo, termasuk mobil dinas Bupati Pati yang terlihat terparkir di depan pendopo.
Kadis PMD Pati Kembali Masuk Kantor Usai Diperiksa
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Pati, Tri Haryama, yang disebut telah selesai menjalani pemeriksaan, terlihat kembali masuk kantor pada hari yang sama.
Tri Haryama menjelaskan, dirinya dimintai keterangan terkait isu pengisian perangkat desa.
Baca Juga : MK Tegaskan Advokat Penegak Hukum: Integritas dan Moral Tinggi Jadi Syarat Mutlak
Lima Kades dan Empat Camat Juga Ikut Diperiksa
Dalam rangkaian pemeriksaan, penyidik KPK juga memeriksa lima kepala desa dan empat camat. Namun, Tri Haryama mengaku tidak mengetahui secara rinci siapa saja pihak yang ikut dibawa ke Jakarta dalam rangka OTT tersebut.
Bupati Pati Sudewo Tiba di Gedung KPK Jakarta
Sementara itu, Bupati Pati Sudewo dilaporkan tiba di Gedung KPK, Jakarta, pada Selasa pagi bersama sejumlah orang lain yang terjaring OTT.
Setibanya di lokasi, Sudewo terlihat enggan memberikan komentar dan langsung masuk ke dalam gedung. Ia kemudian diarahkan oleh petugas menuju lantai dua untuk menjalani pemeriksaan.
Pemeriksaan 1×24 Jam dan Penentuan Status Hukum
Sudewo dan pihak lain yang diamankan dijadwalkan menjalani pemeriksaan intensif selama 1×24 jam. Pemeriksaan ini akan menjadi dasar untuk menentukan status mereka, apakah sebagai saksi atau tersangka, dalam dugaan perkara yang dikaitkan dengan suap perangkat daerah.
KPK Dijadwalkan Umumkan Hasil OTT
KPK disebut berencana menggelar konferensi pers untuk menyampaikan perkembangan dan hasil OTT di Kabupaten Pati pada Selasa, 20 Januari 2026, malam.
Publik kini menunggu penjelasan resmi KPK terkait konstruksi perkara, pihak-pihak yang terlibat, serta langkah penegakan hukum lanjutan yang akan ditempuh.
